REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kebakaran hutan di kawasan Resor Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, berhasil dipadamkan, Sabtu (22/8/2026) malam. Hingga kini, seluruh gajah sumatera di kawasan itu dilaporkan dalam kondisi aman.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan kebakaran yang dilaporkan terjadi di wilayah Resor Kuala Penet itu dilaporkan terjadi pada Jumat (21/8/2026) siang. Menurut dia, api sepenuhnya dapat dipadamkan pada Sabtu sekitar pukul 19.00 WIB.
Baca Juga- Kuliah Sambil Bekerja: Kunci Sukses Mengatur Waktu tanpa Keteteran
- 673,4 Hektare Kawasan TN Way Kambas Masih Terbakar
- Hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung Kebakaran, Api Masih Belum Belum Bisa Dipadamkan
"Berdasarkan pemantauan petugas, gajah sumatra di habitat alami maupun di Pusat Konservasi Gajah berada jauh dari lokasi kebakaran dan tidak terdampak langsung," kata dia melalui keterangannya, Ahad (23/8/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan Balai Taman Nasional Way Kambas, kelompok gajah liar berada di wilayah utara taman nasional, jauh dari lokasi kebakaran. Sementara itu, gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah juga berada di area yang tidak terdampak.
Artinya, gajah liar maupun gajah di Pusat Konservasi Gajah terpantau aman dan tidak terdampak langsung oleh kejadian tersebut. Namun, petugas disebut tetap melanjutkan pemantauan terhadap pergerakan satwa dan kondisi kawasan untuk memastikan perlindungan satwa liar berjalan optimal.
Ristianto menyebutkan, penanganan kebakaran itu melibatkan sekitar 250 personel gabungan. Upaya pemadaman dinilai sempat menghadapi tantangan berupa karakteristik lahan bergambut, sulitnya akses menuju lokasi, serta sumber air yang berada cukup jauh dari area kebakaran.
"Sebagian lokasi bahkan harus dijangkau personel dengan berjalan kaki. Melalui kerja bersama dan penanganan intensif, api berhasil dipadamkan," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika