REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Perang telah merenggut banyak hal dari mereka, termasuk anggota tubuh yang hilang akibat serangan di Jalur Gaza. Namun di sebuah ruang latihan sederhana di Deir al-Balah, sekelompok perempuan Palestina memilih untuk terus bergerak.
Melalui sepak bola amputasi, mereka perlahan membangun kembali kepercayaan diri, memulihkan luka batin, dan menemukan harapan baru di tengah konflik yang belum berakhir.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : EPA