Nasional

Kejagung Buka Suara soal Sosok Febrio yang Disebut Antar Sutrimo ke RS

Kejaksaan Agung mengonfirmasi Febrie Adianto sebagai pegawai, bukan jaksa. Ia terkait kasus kematian janggal Sutrimo.

10 Agustus 2026, pukul 10:30 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Kejagung Buka Suara soal Sosok Febrio yang Disebut Antar Sutrimo ke RS CNN Indonesia Senin, 10 Agu 2026 17:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Kejagung buka suara soal kasus kematian Sutrimo. CNN Indonesia/Ramadhan Nur Fadillah Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) buka suara terkait sosok Febrie Adianto yang disebut-sebut sebagai pihak yang mengantar jenazah Sutrimo dari Klinik Mordent ke (RS) Muhammadiyah Taman Puring.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna membenarkan jika Febrio merupakan pegawai Kejagung yang sempat menjadi staf dari eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

"Saudara Febrio yang kami tahu, memang dia pegawai Kejaksaan. Tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan. (Fabrio) stafnya (Febrie)," ujarnya kepada wartawan, dikutip Senin (10/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat Juga :Babak Baru Kasus Sutrimo: Ekshumasi Jenazah hingga Sosok Febrio Adiono

Kendati demikian, Anang mengaku tidak mengetahui apakah Febrio merupakan pihak yang mengantarkan jenazah Sutrimo itu atau tidak.

Ia mengatakan pasca Febrie diberhentikan sementara karena terseret kasus korupsi TPPU, Febrio masih bekerja sebagai staf administrasi di Kejagung.

"(Bagian) staf administrasi biasa," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu. Sutrimo ditemukan dalam dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.

Sementara itu, pihak keluarga resmi melaporkan persoalan kematian Sutrimo ke Polresta Banyumas. Laporan tersebut dilakukan oleh Suting selaku saudara mendiang bersama anaknya, Abhi, pada Sabtu (8/8) malam.

Keduanya merupakan penerima kuasa dari ahli waris dari Sutrimo untuk melakukan laporan itu. Meraka mengatakan sebelumnya tidak mengetahui adanya kejanggalan terkait kematian Sutrimo.

Namun, berbagai pemberitaan yang simpang siur membuat keluarga ingin mengetahui secara jelas kondisi yang sebenarnya terjadi.

Lihat Juga :Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Berencana di Kasus Kematian Sutrimo

(tfq/dal)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait