Nasional

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Rupiah-Saham Bisa Jatuh

SBY berkelakar tentang batuk Prabowo yang bisa mempengaruhi harga saham saat orasi ilmiah di Unpad. Ia mendoakan kesehatan Prabowo untuk memimpin negara.

14 Oktober 2026, pukul 06:20 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Politik Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Rupiah-Saham Bisa Jatuh CNN Indonesia Rabu, 14 Okt 2026 13:20 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disambut Presiden RI Prabowo Subianto saat bertamu ke Istana Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkelakar soal batuk Presiden RI Prabowo Subianto yang akan sangat berpengaruh pada harga saham.

Kelakar itu disampaikannya saat menyampaikan orasi ilmiah dalam acara Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad, Selasa (13/10). Orasi ilmiah SBY itu pun bisa diakses di saluran Youtube FISIP Unpad.

"Sebelum saya sampaikan orasi ilmiah, harus saya pastikan bukan orasi politik, saya ingin sampaikan permohonan maaf, excuse coming from me, saya ini agak batuk, tapi bukan influenza A, aman, sehingga dalam sampaikan orasi ini sekali-sekali batuk, mohon dimaklumi," kata SBY mengawali orasi ilmiahnya, dikutip dari detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY mengatakan batuknya terkadang mengganggu orang-orang di sekitarnya. Ia juga mengakui itu mengganggu aktivitas melukisnya.

Pilihan Redaksi

"Kalau saya batuk yang suka terganggu kiri-kanan saya, kalau saya melukis terus tiba-tiba batuk batuk pasti lukisannya rusak itu, tapi aman karena saya seorang seniman sekarang," ucap dia.

SBY lalu berkelakar soal batuk sambil menyinggung Prabowo. Dia mengatakan saham dan rupiah bisa turun jika batuk Prabowo terlalu keras.

"Kalau yang batuk Pak Prabowo, hati-hati. Kalau batuknya keras, nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh," selorohnya.

Terlepas dari itu, SBY tetap mendoakan Prabowo. "Kita doakan presiden kita sehat sehingga bisa memimpin negara dengan baik," imbuh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut.

Partai Demokrat menjadi salah satu dari bagian koalisi besar pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

Beberapa politikus Demokrat, termasuk Ketua Umum yang juga putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo.

AHY merupakan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait