Nasional

Kemenhub Percepat Pemulihan Bandara Terdampak Gempa di NTT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat proses pemulihan sejumlah bandar udara yang terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan, memulihkan...

31 Agustus 2026, pukul 22:00 WIB · dibaca 2 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat proses pemulihan sejumlah bandar udara yang terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan, memulihkan infrastruktur, serta memastikan konektivitas masyarakat tetap berjalan di wilayah tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa pemulihan pada struktur bangunan dan fasilitas pendukung menjadi prioritas utama. "Pemulihan pada sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung, termasuk area terminal penumpang serta fasilitas penunjang operasional penerbangan menjadi prioritas untuk dilakukan," kata Lukman dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah bandara yang terdampak. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur dan percepatan pemulihan pascagempa.

Dalam peninjauannya, Lukman didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali Cecep Kurniawan, Kepala Balai Kesehatan Penerbangan Capt. Renato Joelfian Joesaki, dan Kepala Bagian Keuangan Arif Priyo Utomo.

Adapun bandar udara yang ditinjau meliputi Bandar Udara Komodo, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandar Udara Soa Bajawa, dan Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng. Lukman menegaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas dan aset, mengidentifikasi kebutuhan penanganan, serta memastikan langkah pemulihan berjalan tepat dan terukur.

Prioritas Pemulihan di Bandara Soa Bajawa

Lukman menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang melanda wilayah tersebut. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian serius adalah Bandar Udara Soa Bajawa. Berdasarkan hasil peninjauan, pemulihan pada sejumlah struktur bangunan dan fasilitas pendukung di bandara ini, termasuk area terminal penumpang serta fasilitas penunjang operasional penerbangan, menjadi prioritas untuk segera dilakukan.

Ia menegaskan bahwa hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar bagi Ditjen Perhubungan Udara dalam menentukan langkah tindak lanjut dan prioritas pemulihan terhadap fasilitas bandar udara yang terdampak. "Kita ingin memastikan setiap kebutuhan di lapangan teridentifikasi dengan baik," ucapnya.

Pihaknya akan segera menindaklanjuti sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan agar fasilitas bandar udara dapat segera dipulihkan. Tujuannya adalah untuk mendukung kembali aktivitas masyarakat serta konektivitas di wilayah NTT. Kemenhub juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan dampak gempa, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap tahapan pemulihan.

Selain melakukan pengecekan kondisi infrastruktur bandara, Lukman juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada jajaran di wilayah terdampak. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi para pegawai yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi pascabencana. Kegiatan peninjauan dan pemberian bantuan itu diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memberikan dukungan moral kepada seluruh jajaran di daerah. "Agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait