REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pengoperasian jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 24 kilometer (km). Saat ini, seluruh pembangunan tol di Provinsi Jawa Timur Seksi 1 dan 2 tersebut telah rampung.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah. "Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional," kata Dody di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga- BP BUMN dan Danantara Dukung Waskita Perkuat Fokus Bisnis Jalan Tol
- Daftar 4 Tol yang Bisa Diubah Jadi Landasan Pesawat TNI AU
- Kementerian PU Kebut Pembangunan Infrastruktur Merauke, Targetkan Biaya Produksi Petani Turun
Secara keseluruhan, menurut Dody, Tol Prosiwangi yang pengusahaan dilakukan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi selaku badan usaha jalan tol (BUJT) memiliki panjang 175,40 kilometer (km). Tol itu terdiri dari tujuh seksi, yaitu Seksi 1 (Suko-Kraksaan) sepanjang 12,8 km, Seksi 2 (Kraksaan-Paiton) 11,2 km, dan Seksi 3 (Paiton-Besuki) 25,6 km.
Kemudian, Seksi 4 (Besuki-Situbondo) sepanjang 42,3 km, Seksi 5 (Situbondo-Asembagus) 16,7 km, Seksi 6 (Asembagus-Bajulmati) 37,4 km, dan Seksi 7 (Bajulmati-Ketapang) 29,2 km. Saat ini, seksi 1 dan seksi 2 dari Suko hingga Kraksaan telah selesai seluruh pekerjaan konstruksi dan telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara