Nasional

Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP

Kepala Perwakilan BPK Jateng diduga minta suap Rp1,3 miliar dari Bupati Klaten untuk predikat WTP. KPK menangkap 20 orang dalam OTT terkait kasus ini.

15 Oktober 2026, pukul 23:39 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP CNN Indonesia Jumat, 16 Okt 2026 06:39 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, diduga meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo untuk mengkondisikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (CNN Indonesia/Andry Novelino) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, diduga meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo untuk mengkondisikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Kepala Perwakilan BPK meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten agar WTP," ujar sumber CNNIndonesia.com di internal KPK yang mengetahui perkara tersebut, Kamis (15/10) malam.

Lihat Juga :KPK Sita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules Terkait Kasus Suap

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber tersebut mengatakan dari permintaan uang sejumlah Rp1,3 miliar, baru terealisasi sebesar Rp400 juta.

"Caranya dengan menghilangkan beberapa temuan pada audit BPK 2025," katanya menjelaskan modus permintaan uang untuk status WTP Pemerin

KPK menangkap total 20 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Klaten dan Jakarta, Kamis (15/10). Sebanyak 19 orang termasuk bupati ditangkap di Klaten, sedangkan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah ditangkap di Jakarta.

OTT ini diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lihat Juga :KPK Tangkap 20 Orang Terkait OTT Bupati Klaten: ASN hingga Anggota BPK

Selain itu, ada juga dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan pengondisian audit.

Dari operasi senyap tersebut, KPK juga mengamankan uang sekurangnya Rp1 miliar.

(ryn/fra) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait