REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Kereta Cepat Whoosh KA G1039 relasi Stasiun Halim, Jakarta - Stasiun Tegalluar Summarecon, Bandung berhenti di KM 117, Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Ahad (19/7/2026) sekitar pukul 16.11 WIB. Kondisi itu disebabkan benda asing yang masuk di area trase kereta cepat.
"Betul, sedang ada penanganan benda asing berupa layang-layang yang masuk ke jalur sehingga mengganggu laju kereta cepat," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Baca Juga- Eks Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Kena Scam, Uang Rp 1 Miliar Melayang
- Diduga Perahu Bocor, Pemancing Asal Bandung Barat Hilang Tenggelam di Waduk Saguling
- Terjerat Kasus Dugaan Korupsi Rp1,5 M Dana Hibah, ASN di Bandung Barat Terancam Dipecat
Setelah dilakukan persiapan pengamanan, petugas melakukan penanganan selama sekitar empat menit, yakni pada 16.15–16.19 WIB. Setelah penanganan selesai, Kereta Cepat Whoosh G1039 kembali berjalan pada pukul 16.24 WIB dan operasional kembali normal.
"Penanganan berlangsung tidak terlalu lama setelah petugas mematikan seluruh jaringan listrik. Pukul 16.24 KA Whoosh sudah berjalan kembali," kata Emir.
Ia mengatakan gangguan layang-layang kian kerap terjadi dalam beberapa pekan belakangan. Gangguan perjalanan Whoosh akibat layang-layang paling banyak terjadi di sepanjang jalur dari Padalarang sampai Bandung.
"Padahal baru beberapa hari kami mengunggah soal penanganan gangguan layang-layang, saat ini sudah terjadi lagi. Intesitasnya memang agak meningkat, paling banyak terjadi di daerah Cimahi-Padalarang," kata Emir.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika