Nasional

KH Noer Ali Ulama Betawi yang Memimpin Perlawanan Bersenjata terhadap Penjajah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Perjuangan melawan penjajah tidak hanya dilakukan oleh para tokoh militer, tetapi juga oleh para ulama. Salah satu di antaranya adalah KH Noer Ali, ulama Betawi asal Bekasi...

22 Juni 2026, pukul 09:24 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Perjuangan melawan penjajah tidak hanya dilakukan oleh para tokoh militer, tetapi juga oleh para ulama. Salah satu di antaranya adalah KH Noer Ali, ulama Betawi asal Bekasi yang menggabungkan dakwah, pendidikan, dan perjuangan bersenjata dalam membela Tanah Air. Kiprahnya sebagai Ketua Laskar Rakyat Bekasi dan Komandan Hizbullah Batalyon III menjadikannya salah satu tokoh penting dalam revolusi kemerdekaan Indonesia.

KH Noer Ali ulama Betawi yang mendapat gelar Pahlawan Nasional tidak diketahui secara pasti tanggal dan bulan kelahirannya, kecuali tahun lahirnya yaitu 1914. Ia lahir di Ujung Malang (sekarang bernama Ujung Harapan), Bekasi. Ayah dan ibunya bernama Anwar bin Layu dan Maimunah binti Tarbin. Ulama yang kini dijuluki sebagai Singa Karawang-Bekasi wafat pada 29 Januari 1992 dalam usia 78 tahun.

Baca Juga

KH Rakhmad Zailani Kiki dalam bukunya Genealogi Intelektual Ulama Betawi menceritakan bahwa menjelang Perang Dunia II (akhir 1939), KH Noer Ali memutuskan kembali ke Tanah Air dari Makkah. Sebelum pulang ke Tanah Air, Syaikh Ali al-Maliki berpesan pada akhir pertemuan mereka, “Kalau kamu ingin pulang, silakan pulang. Tapi ingat, jika bekerja jangan jadi penghulu (pegawai pemerintah). Kalau kamu mau mengajar, saya akan ridha dunia-akhirat.”

Kepulangan KH Noer Ali ke kampung halamannya di Ujung Malang pada awal Januari 1940 menjadi duri dalam daging bagi tuan tanah dan pemerintah Hindia Belanda. Setelah mendirikan pesantren, salah satu amal salehnya yang manfaatnya masih dirasakan hingga sekarang adalah pembangunan dan pembukaan akses jalan secara besar-besaran antara Kampung Ujung Malang, Teluk Pucung, dan Pondok Ungu pada pertengahan tahun 1941.

Infografis Ramai Ulama Kecam Paskibraka Dilarang Berjilbab - (Dok Republika)  

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait