Nasional

Kiai se-Indonesia Minta Negara Perkuat Dukungan bagi Pesantren

REPUBLIKA.CO.ID,KEDIRI — Para kiai, ulama, dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia menyerukan agar negara lebih memperkuat dukungannya terhadap pesantren. Seruan tersebut mengemuka dalam forum Multaqa Ru'asa'...

12 Juni 2026, pukul 06:44 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID,KEDIRI — Para kiai, ulama, dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia menyerukan agar negara lebih memperkuat dukungannya terhadap pesantren. Seruan tersebut mengemuka dalam forum Multaqa Ru'asa' al-Ma'ahid yang digelar di Pondok Pesantren Al-Amien, Kediri, Jawa Timur, pada 11-12 Juni 2026.

Forum yang mempertemukan para pengasuh pesantren Nusantara itu membahas penguatan perlindungan anak, tata kelola pesantren, hingga implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Baca Juga

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menegaskan, pesantren merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang telah berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa jauh sebelum Indonesia merdeka.

"Pesantren telah hadir ratusan tahun sebelum negara ini berdiri. Para kiai dan santri ikut berjuang mempertahankan bangsa ini,"ujar Kiai Anwar dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (12/6/2026).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/11/2025). - (Dok. MUI)

Direktur Pesantren Kementerian Agama (Kemenag), Basnang Said mengatakan, berbagai persoalan yang dihadapi pesantren tidak dapat dilihat secara parsial. Menurut dia, pesantren memang harus terus melakukan pembenahan, tetapi negara juga perlu hadir lebih kuat dalam membantu mengatasi berbagai tantangan yang masih dihadapi.

Ia menyebut, tantangan tersebut antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, layanan kesehatan santri, hingga kesejahteraan para pengasuh asrama."Pesantren telah menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, penguatan pesantren tidak bisa hanya dibebankan kepada pesantren sendiri,”kata Basnang.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait