REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih merahasiakan sosok anggota TNI aktif yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) kebencanaan pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
KPK mengonfirmasi surat yang dikirimkan lembaga antirasuah kepada Panglima TNI dalam rangka kolaborasi penanganan kasus BNPB.
Baca Juga- Seluruh Penumpang KMP Batumandi Selamat, Ini Instruksi Menhub
- Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen
- KPK Dalami Kaitan Korupsi Kementerian ATR/BPN dengan Politik Uang Muktamar NU
"Dalam surat tersebut kami uraikan bagaimana konstruksi perkaranya, termasuk dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pengadaan-pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, yang kemudian diduga adanya benturan kepentingan ataupun praktik penyuapan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (21/10/2026).
Sayangnya KPK ogah merinci siapa sosok anggota TNI yang diduga terlibat kasus BNPB. KPK menyerahkan Puspom TNI agar memberi respon atas surat itu.
"Kami meyakini Puspom TNI akan segera menindaklanjuti. Terlebih sejak awal KPK-TNI sudah berkoordinasi secara intensif," ujar Budi.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika