REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua MUI KH Cholil Nafis menanggapi fenomena ustadzah AI yang memiliki pengikut hingga satu juta akun medsos. Kiai Cholil memberikan pesan untuk masyarakat terkait hal ini.
Menurut Kiai Cholil, dakwah yang disampaikan ustadzah AI di sosial media sama dengan konten tulisan namun divisualkan. Isinya banyak mengandung motivasi hidup agama sehingga diminati oleh masyarakat.
Baca Juga- Raksasa Otomotif Jerman VW Berencana Pangkas Hingga 100 Ribu Pekerja, Terbesar dalam Sejarah
- Ratusan Ribu Warga Saksikan Puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik 2026
- Maybank Syariah Perkuat Akses Layanan Haji Terintegrasi Melalui Amanah Pro
Namun, Kiai Cholil berpesan agar masyarakat tetap kritis terhadap isi penyempaiannya. Apalagi, jika ada menyimpang karena tidak ada yang bertanggungjawab.
"Saya melihat seperti bacaan dalil bahasa Arabnya terlihat ada yang salah bacaannya dan kadang tak ada korelasinya dengan masalah yang dibahas," ujar Kiai Cholil.
Berdasarkan pantauan Republika, akun tiktok Nia_hadjar_s menampilkan visual seorang wanita berjilbab. Visualisasi wanita berhijab ini banyak memposting video tentang konten-konten keislaman. Pengikutnya hingga Senin (29/6/2026) telah mencapai 1 juta.
Ikuti Whatsapp Channel Republika