REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Kepolisian Korea Selatan menyelidiki ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada mantan pelatih tim nasional, Hong Myung-bo.
Ini setelah Taegeuk Warriors dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Aparat juga meningkatkan pengamanan menjelang kepulangan Hong ke Korea Selatan.
Baca Juga- FSB Rusia Ungkap Otak Serangan di Krimea, Kolonel Intel Ukraina Dilaporkan Tewas
- Sidang Eks Bupati Sudewo Ricuh, Massa Merangsek ke Pengadilan dan Adang Mobil Tahanan
- Roy Suryo Ungkap Kesalahan Polisi, Masuk ke Kamar Tidurnya tanpa Izin Hingga Istri Berteriak Kaget
Ancaman itu muncul di media sosial tidak lama setelah wakil Asia tersebut gagal melaju ke babak 32 besar akibat kalah selisih gol. Kegagalan tersebut memicu gelombang kekecewaan publik terhadap performa timnas.
Pelaku yang mengunggah ancaman mengaku sebagai warga negara Amerika Serikat berusia 41 tahun. "Dalam unggahannya, ia mengancam akan membunuh Hong di Bandara Internasional Incheon saat sang pelatih tiba di Korea Selatan," demikian laporan yang dikutip Republika.co.id dari givemesport.com, Senin (29/6/2026).
Kepolisian berupaya mengidentifikasi pelaku dan mempertimbangkan penerapan dakwaan atas dugaan intimidasi. Aparat juga memperketat pengamanan di Bandara Internasional Incheon serta sejumlah lokasi lain yang diperkirakan akan didatangi Hong demi menjamin keselamatannya.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika