Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan menangkap bupati Etik Suryani pada Kamis (9/7) malam.
Giat tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis.
"Benar," ujar Fitroh kepada CNNIndonesia.com, Jumat (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :KPK: Eks Sekjen MPR Diduga Pakai Gratifikasi untuk Resepsi Nikah AnakFitroh belum bisa memberi informasi banyak perihal operasi senyap tersebut. Termasuk saat dikonfirmasi perihal dugaan kasus dan pihak lain yang turut diamankan.
Adapun Etik saat ini masih menjalani pemeriksaan awal.
Ini merupakan kali ketiga KPK melakukan OTT kepala daerah dalam waktu berdekatan.
Sebelumnya, lembaga antirasuah itu lebih dulu memproses hukum Bupati Langkat Syah Afandin atas kasus dugaan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim, serta Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dalam kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Lihat Juga :KPK: Ketua DPRD Diduga Tahu Praktik Korup Bupati KuansingBerdasarkan informasi yang diperoleh, para pihak yang tertangkap tangan akan tiba di Jakarta pada pagi hari ini.
Belum ada pernyataan dari pihak yang terkait dalam OTT ini terutama dari pihak Bupati dan Pemkab Sukoharjo.
(sur/ryn/sur) Add as a preferredsource on Google
[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy