Nasional

KPK Sudah Tetapkan Tersangka OTT Bupati Klaten, Diumumkan Sore Ini

KPK menetapkan tersangka dalam kasus suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, setelah OTT. Uang Rp1,9 miliar dan barang bukti disita.

16 Oktober 2026, pukul 03:17 WIB · dibaca 2 kali

Nasional Hukum & Kriminal KPK Sudah Tetapkan Tersangka OTT Bupati Klaten, Diumumkan Sore Ini CNN Indonesia Jumat, 16 Okt 2026 10:17 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo lewat operasi tangkap tangan pada Kamis (15/10). (Dok. KPK) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo lewat operasi tangkap tangan pada Kamis (15/10).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim penyidik telah menaikkan status perkara tersebut ke tahap penyidikan. Namun, untuk detail para tersangka, akan disampaikan dalam jumpa pers sore ini.

Lihat Juga :KPK Angkut Tong Biru Berisi Uang, OTT Bupati Klaten Sita Total Rp1,9 M

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers rencana sore ini," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (16/10).

Sebanyak 10 dari 19 orang yang sempat di amankan, saat ini tengah menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Dari jumlah itu, sembilan orang di antaranya dibawa langsung dari Klaten menaiki kereta, termasuk Hamenang dan Kepala BPK Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah. Sedangkan, satu orang sisanya diamankan di Jakarta.

Budi mengatakan tim penyidik juga turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang senilai Rp1,9 miliar dan tong biru yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan uang hasil korupsi.

"Ember atau tong tersebut diduga yang digunakan Bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang," katanya.

Lihat Juga :Asal-usul Duit Ketua GRIB Hercules Rp800 Juta yang Disita KPK

Budi bilang perkara dalam kasus tersebut terkait dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dalam pengadaan barang dan jasa di wilayah Klaten. Selain itu, ada pula dugaan kasus suap terhadap pejabat BPK di Jateng untuk pengurusan audit keuangan di daerah.

"Sehingga dalam perkara ini ada lima klaster," kata Budi.

(thr/fra) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait