Nasional

Kronologi Tewasnya Petani Indramayu dengan Luka Sajam di Leher, Berawal dari Melerai Pertengkaran

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan luka di lehernya. Korban ditemukan tergeletak di kawasan TPU Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat,...

15 Oktober 2026, pukul 07:15 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Polisi terus mengusut kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan tewas dengan luka di lehernya. Korban ditemukan tergeletak di kawasan TPU Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026).

Dalam perkembangan penyelidikan, Satreskrim Polres Indramayu telah memeriksa tujuh saksi dan meminta keterangan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Kelima orang itu saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan peran masing-masing dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Mereka masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Baca Juga

Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo PM melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan terkait penanganan kasus tersebut. "Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar Tarno.

Tarno menyebut, saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi guna memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa sebelum kejadian, korban Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat. Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat pemakaman Buyut Rendani.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait