REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sejumlah pelaut di kapal induk AS yang beroperasi di dekat Iran dilaporkan mencoba melompat ke laut akibat kelelahan dan merosotnya semangat kerja. Hal itu dipicu oleh masa tugas yang berkepanjangan. Informasi ini disampaikan oleh berbagai media yang mengutip keterangan keluarga para awak kapal.
Dilaporkan RT, pihak keluarga telah menyatakan kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan dan kesehatan mental di kapal USS Abraham Lincoln. Masa tugas mereka dimulai pada akhir November dan sedianya berakhir pada Mei.
Baca Juga- Purbaya Duduk 30 Menit di Kelas, Ini Penilaiannya soal Papan Digital
- Rumah MC Tantangan Hafalan Alquran untuk Miras Digeruduk Massa, Polisi: Itu Kediaman Orang Tuanya
- Wakaf Saham dan Jalan Panjang Kemaslahatan
Masa tugas itu kemudian diperpanjang tanpa batas waktu yang pasti. Kapal tersebut dilaporkan menjalani periode panjang tanpa singgah secara rutin di pelabuhan untuk keperluan pengisian perbekalan, pemeliharaan, dan istirahat.
Annabelle Loma mengatakan kepada Military Times pada Selasa bahwa petugas penghubung (ombudsman) kapal telah mengabarkan kepadanya bahwa suaminya sempat mencoba melompat dari kapal induk tersebut.
"Dia mengira akan diberhentikan secara tidak hormat, padahal itu hanya karena dia mengalami kelelahan ekstrem (burnout)," ujarnya.
Maria Rodriguez, istri dari pelaut lainnya, mengatakan bahwa suaminya sempat turun tangan dalam sebuah insiden terpisah untuk mencegah rekan sesama pelaut melompat ke laut.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika