REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Muhammad Shiddiq al Minsyawi dalam buku Rajin Shalat tapi Masih Keliru menuliskan, Nabi Muhammad SAW melarang cebok atau membasuh kemaluan setelah buang air dengan tangan kanan. Nabi melarang hal itu untuk menghindarkannya dan bersentuhan dengan kotoran.
Dalam sebuah hadits:
Baca Juga- Viral Gajah Dipaksa Tarik Truk Nyangkut di Kubangan
- Innalillahi, Kepala BIN Era SBY Wafat dan Dimakamkan di TMP Kalibata
- Semarak Grebeg Maulud di TMII, Warga Berebut Gunungan Buah dan Sayuran
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ قَالَ بَعْضُ الْمُشْرِكِينَ وَهُمْ يَسْتَهْزِئُونَ بِهِ إِنِّي لَأَرَى صَاحِبَكُمْ يُعَلِّمُكُمْ حَتَّى الْخِرَاءَةِ قَالَ سَلْمَانُ أَجَلْ أَمَرَنَا أَنْ لَا نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ وَلَا نَسْتَنْجِيَ بِأَيْمَانِنَا وَلَا نَكْتَفِيَ بِدُونِ ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ لَيْسَ فِيهَا رَجِيعٌ وَلَا عَظْمٌ
Telah bercerita kepada kami (Waki') telah bercerita kepada kami (Al A'masy) dari (Ibrahim) dari ('Abdur Rahman bin Yazid) dari (Salman) berkata: Sebagaian orang-orang musyrik berkata seraya mengolok-oloknya: Sesungguhnya aku mengetahui teman kalian mengajarkan cara buang air besar pada kalian. Berkata Salman: Benar, beliau memerintahkan kami agar tidak menghadap ke kiblat, tidak beristinja` dengan tangan kanan dan tidak cukup dengan kurang dari tiga batu yang bukan kotoran dan tulang. (Mutaffaq Alaih)
Imam Nawawi berkata, "Itu termasuk tata krama dalam bersuci. Semua ulama sepakat bahwa cebok dengan tangan kanan adalah dilarang, lalu mayoritas berpendapat bahwa larangan tersebut adalah bersifat tata krama, bukan keharaman. Sebagian ulama ahli zahir (yang tampak dari dalil) berpendapat bawha hal tersebut haram. Sebagian kalangan mazhabku juga ada yang mengisyaratkan keharamannya, tetapi isyarat tersebut tidak perlu dihiraukan.
Infografis mandi dalam Islam selain junub. - (Republika)
Ikuti Whatsapp Channel Republika