REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Tiga mahasiswa dari lintas disiplin ilmu ekonomi syariah dan teknologi digital IPB University memperkenalkan "ALIF". Platform ini merupakan media edukasi keuangan syariah berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi permainan interaktif.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Rifki Hilman, Andrian Raihanuddin, dan G Willson. Mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB University, Rifki Hilman Fauzi, menerangkan bahwa simulasi keputusan finansial dalam game RPG berbeda dari edukasi keuangan konvensional yang umumnya hanya mengandalkan penyampaian materi atau kuis biasa.
Baca Juga- Bank Sentral Yaman Bekukan Rekening dan Aset Terkait Houthi
- Andalkan KEK Pariwisata, Airlangga Incar 17,6 Juta Wisman
- PP Infrastruktur Evaluasi Penyerapan Air Bersih SPAM Pekanbaru
ALIF mengembangkan simulasi pengambilan keputusan finansial lewat permainan berbasis turn-based role-playing game (RPG) bertajuk The Gharar Files. Permainan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih praktis dan mendalam.
“Dalam permainan itu, pengguna dihadapkan pada berbagai skenario keuangan, termasuk tawaran investasi mencurigakan, praktik pinjaman yang merugikan, serta persoalan riba, garar, dan maysir. Pengguna tidak sekadar memilih jawaban yang tersedia, tetapi dilatih menyusun argumen secara mandiri,” kata Rifki dalam keterangannya di Bogor, Rabu (21/10/2026).
Platform ALIF diperkenalkan pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI) bersama kementerian, lembaga, dan mitra strategis pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Inovasi ini sebelumnya berhasil meraih penghargaan People’s Choice Awards–Honorable Mention dalam PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti pengakuan atas efektivitas dan daya tarik platform tersebut.
Untuk mendukung pembelajaran, ALIF mengintegrasikan teknologi natural language processing (NLP) dan retrieval-augmented generation (RAG). Integrasi teknologi ini membuat respons platform menjadi lebih interaktif dan adaptif.
Sistem AI dirancang mengevaluasi argumentasi pengguna dengan merujuk pada sumber keuangan syariah yang relevan. Rujukan tersebut mencakup fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Pengembangan ALIF juga mendapat dukungan penuh dari lingkungan akademik IPB University. Bersama Departemen Ilmu Ekonomi Syariah di bawah arahan Dr Khalifah Muhamad Ali, tim menyusun rencana uji coba terbatas (academic sandbox) sebagai sarana pendukung pembelajaran dan praktikum mahasiswa.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : ANTARA