REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepercayaan pelanggan menjadi pijakan Nellava Bullion dalam memperkuat layanannya. Produsen logam mulia ini mewujudkan komitmen tersebut melalui peningkatan mutu produk, percepatan penyelesaian antrean pengiriman, transparansi pemrosesan refund, hingga perluasan jaringan distributor resmi di seluruh Indonesia.
Nellava menaikkan standar kemurnian pada lini produk perak (silver) dari yang sebelumnya 999,5 menjadi 999,9. Dengan pembaruan ini, seluruh koleksi emas maupun perak dari Nellava kini berada pada standar mutu 999,9. Kebijakan teknis ini diambil untuk memastikan bahwa setiap produk yang beredar memiliki nilai tambah jangka panjang yang berdaya saing bagi para pemiliknya.
Baca Juga- Minat Investasi Emas Tinggi, Ekosistem Bulion Berpotensi Terus Tumbuh
- Ekosistem Bank Emas RI Berhasil Ubah Aset Logam Mulia Menganggur Jadi Produktif
- Perjalanan Wanda Ponika Merawat Seni Perhiasan Indonesia
“Pertumbuhan harus selalu diikuti dengan peningkatan kualitas dan tanggung jawab. Kami terus memperbaiki produk, pelayanan, komunikasi, dan proses penyelesaian pesanan agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga,” ujar Direktur Marketing Nellava Alif Fauzan dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Ahad (30/8/2026).
Seiring dengan lonjakan permintaan pasar, pengelolaan rantai pasok dan distribusi dinilai menjadi fokus utama perusahaan. Catatan data internal menunjukkan Nellava telah menerima lebih dari 15 ribu pesanan perak, dengan 12 ribu di antaranya telah berhasil dikirimkan. Sementara untuk produk emas, sekitar 1.280 dari total 2.000 pesanan telah sampai ke tangan pemesan.
Prosedur pengiriman barang dipastikan akan terus berjalan secara berkesinambungan hingga seluruh antrean pesanan terselesaikan. Di lapangan, pemenuhan pengiriman ini memicu berbagai pola respons dari konsumen, mulai dari keputusan untuk melakukan transaksi ulang, pemberian rekomendasi, hingga ketertarikan dari sejumlah pihak untuk terlibat dalam ekosistem kemitraan.
Di sisi lain, perusahaan juga memetakan preferensi konsumen yang beragam dalam menghadapi dinamika waktu tunggu. Sebagian konsumen memilih untuk tetap menunggu proses penyelesaian pengiriman barang, sementara sebagian lainnya mengambil opsi pembatalan pesanan atau refund.
Artis Kirana Larasati memegang produk Nellava Bullion. Nella Bullion menaikkan standar kemurnian pada lini produk perak (silver) dari yang sebelumnya 999,5 menjadi 999,9. - (Dok. Nellava Bullion)
Perusahaan menegaskan posisinya untuk menghormati kedua opsi tersebut secara profesional. Menjawab isu penanganan hak konsumen, Nellava menegaskan komitmennya untuk menjalankan prosedur penanganan permohonan refund secara terbuka. Setiap pengajuan yang telah memenuhi syarat dan ketentuan operasional diproses secara terstruktur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Refund bukan tanggung jawab yang kami hindari. Apabila pelanggan memilih refund dan pengajuannya telah memenuhi ketentuan, perusahaan akan melakukan verifikasi dan memprosesnya sesuai prosedur yang berlaku,” kata Alif.
Sebagai bagian dari langkah internal, manajemen juga tengah melakukan pembaruan menyeluruh pada saluran komunikasi dan pusat layanan pelanggan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisasi ketidakpastian informasi terkait status penyelesaian pesanan maupun tahapan verifikasi dana kembali.
Perusahaan juga memberikan ruang klarifikasi mengenai strategi pemasaran berskala besar yang sempat menarik perhatian publik. Penetrasi pasar yang agresif kerap menimbulkan pertanyaan terkait struktur biaya dan tingkat profitabilitas operasional perusahaan.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika