REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardianto, memastikan pelaporan yang ditujukan kepadanya tidak akan mengganggu fokusnya dalam menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Seperti diketahui, Tiyo dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Selatan oleh Firdaus Oiwobo terkait dugaan penghasutan dan fitnah terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, Gabungan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) juga melaporkannya ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap kehormatan Presiden Prabowo Subianto.
Tiyo mengaku menghormati proses hukum yang berjalan dan siap memenuhi panggilan apabila sewaktu-waktu dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, ia menegaskan laporan tersebut tidak akan mengalihkan perhatian dari perjuangannya menyuarakan kepentingan rakyat. Tiyo tetap akan menjalankan peran sebagai warga negara yang kritis untuk mengawasi jalannya kekuasaan.
Baca Juga- Mahfud MD Ungkap 3 Kesalahan Pengacara Oiwobo yang Menyeret Namanya Saat Laporkan Tyo
- Bara Puan Memasak di Kantor Gubernur Jateng, Cara Ibu-Ibu Mengkritik MBG
- Wagub Jateng Perintahkan SPPG Beli Bahan Baku MBG di Bawah HAP Diselidiki
"Saya pribadi akan tetap fokus untuk melakukan hal-hal yang substantif dengan tetap tentu kooperatif. Apabila kita dipanggil pihak kepolisian, ya kita akan datang. Apabila kita dimintai keterangan, ya kita akan berikan," kata Tiyo saat dijumpai di University Club (UC) UGM, Kamis (25/6/2026).
Selain itu, Tiyo juga tidak gentar menghadapi laporan yang dilayangkan kepadanya. Hingga kini, ia bahkan tetap aktif berkeliling ke berbagai daerah untuk bertemu anak-anak muda dan membangun kesadaran politik masyarakat.
"Alhamdulillah, meskipun ada pelaporan, kita masih terus keliling di daerah-daerah ketemu dengan anak-anak muda dan membangkitkan kesadaran politik, bahwa hari ini ada kekuasaan yang harus kita awasi supaya kekuasaan itu berjalan dengan benar dan berpihak pada rakyat," katanya.
Lihat postingan ini di InstagramLoading... Ikuti Whatsapp Channel Republika