REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Di tengah aliran Sungai Brantas, aktivitas penambangan pasir menjadi bagian dari kehidupan ekonomi sebagian warga di Kota Kediri, Jawa Timur. Pasir yang dikenal berkualitas untuk bahan bangunan itu memiliki nilai jual hingga Rp1 juta untuk satu truk berkapasitas lima meter kubik.
Namun, aktivitas yang berlangsung secara turun-temurun itu juga menyisakan persoalan lingkungan, mempertemukan kebutuhan mencari nafkah dengan ancaman terhadap kelestarian ekosistem sungai.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto