REPUBLIKA.CO.ID, TIJUANA -- Truk-truk keamanan berkanopi berpatroli di jalan-jalan sekitar Stadion Caliente. Kendaraan itu dikemudikan oleh pria-pria berhelm dan bermasker serta membawa senapan mesin.
Mereka melewati pintu masuk utama Stadion setiap beberapa jam, dan menjaga blok-blok kota yang biasanya dipenuhi mobil dan kabut asap. Stadion itu kini telah disulap sementara sebagai rumah bagi tim nasional Iran untuk Piala Dunia 2026 ini.
Baca Juga- Klasemen Sementara Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko di Puncak, Korsel Kedua
- Duet Shakira dan Burna Boy Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026
- Korsel Bangkit Dramatis, Tekuk Ceko 2-1 pada Laga Grup A Piala Dunia 2026
Seperti ditulis dan dilaporkan oleh wartawan the Guardian, kondisi pengamanan seperti itu sudah menjadi hal biasa di Tijuana yang terletak di barat laut Meksiko.
Klub-klub liga domestik pun sejatinya kurang menyukai stadion di Tijuana karena jaraknya serta permukaan lapangan rumput sintetisnya yang boleh dibilang brutal.
Tim Iran awalnya direncanakan tidak berada di sana, tapi di Tucson, Arizona, di Kompleks Olahraga Kino yang luas di dekat perbatasan Meksiko. Fasilitas di sana jauh lebih profesional dengan banyak pilihan lapangan.
Namun rencana tersebut dibatalkan beberapa pekan setelah AS dan Israel melancarkan serangan mereka terhadap Iran
Staf yang bekerja untuk Klub Tijuana baru diberitahu tentang kepindahan tim tersebut dua pekan lalu dalam sebuah panggilan telepon dengan FIFA.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika