Oleh: Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,Jika Anda berada di Kota Madinah, Arab Saudi, jangan lupa mengunjungi Masjid Quba. Masjid ini adalah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah pada abad ke-7.
Bahkan, beberapa sumber mengatakan masjid yang dibangun pada hari pertama Nabi Muhammad tiba di Madinah usai hijrah dari Makkah ini merupakan masjid pertama yang dibangun di dunia yakni pada tahun 622 Masehi.
Baca Juga- Beda dengan Isra Miraj, Mengapa Hijrah Nabi SAW tak Disertai Mukjizat? Ini Kata Ulama Mesir
- Pramono Ungkap Stasiun JIS Diresmikan pada 22 Juni 2026
- Liburan di Lembang, Mobil Wisatawan Asal Jakarta Ludes Terbakar
Bersama Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah berkesempatan mengunjungi masjid tersebut pada Sabtu (20/6/2026) pagi lalu. Masjid tersebut hanya berjarak sekitar 3 kilometer saja dari Masjid Nabawi.
Para awak media mendatangi Masjid Quba dari Masjid Nabawi dengan berjalan kaki. Hanya dalam waktu 30 menit saja kami sudah sampai di pelataran masjid yang berciri khas memiliki empat menara tinggi tersebut. Burung-burung juga kerap berterbangan di sekitar masjid dengan enam kubah itu.
"Pagi ini kami melakukan jalan pagi mulai dari area Nabawi menuju Masjid Quba untuk menyisir jamaah haji yang terpisah rombongan sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan bagi jamaah haji maupun petugas," kata Khalilurrahman.
Sampai di dalam, kami mendapati masjid tersebut sudah penuh akan jamaah. Kami pun mengambil air wudhu dan masuk ke dalam untuk melakukan shalat dhuha. Meskipun demikian, jika ingin shalat di Masjid Quba diutamakan sudah bersuci sejak berada di rumah.
"Masjid ini disunnahkan oleh Baginda Rasulullah untuk shalat dengan tata cara sebelum shalat hendaklah dia berwudhu di rumahnya. Kemudian kata Baginda Rasul, seperti yang tercantum dalam hadis bahwa barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian shalat di Masjid Quba maka baginya pahala seperti pahala Umrah. Mudah-mudahan kita mendapatkan ganjaran pahala umrah," kata Khalilurrahman.
Lebih lengkap, hadist yang tertera di tembok Masjid Quba adalah sebagai berikut:
مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلاَةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ
Artinya: Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia sholat di dalamnya. Maka baginya pahala seperti pahala umrah. (HR Tirmizi dan Ibnu Majah)
Infografis Destinasi Wisata Ziarah di Taif - (Republika)
Ikuti Whatsapp Channel Republika