Nasional

Menjemput Berkah di Balik Lapak Kue Subuh Bersama BSya by BCA Syariah

JAKARTA -- Jam baru menunjukkan pukul tiga pagi ketika Sulasmi sudah harus bergelut dengan wadah-wadah kuenya. Di lapak sederhananya di kawasan Slipi, Jakarta Barat, perempuan kelahiran 1974 ini mulai...

30 Oktober 2026, pukul 06:51 WIB · dibaca 1 kali

JAKARTA -- Jam baru menunjukkan pukul tiga pagi ketika Sulasmi sudah harus bergelut dengan wadah-wadah kuenya. Di lapak sederhananya di kawasan Slipi, Jakarta Barat, perempuan kelahiran 1974 ini mulai sibuk menata lemper, risoles, dan donat sebelum Kota Jakarta terbangun.

Menjelang fajar, pembeli biasanya mulai berdatangan. Mereka adalah para pekerja dan pelajar yang butuh ganjal perut sebelum berangkat kerja dan sekolah. Tak butuh waktu lama, sekitar pukul delapan pagi dagangan Sulasmi biasanya sudah ludes. Mencari rezeki di lapak usai,  ia pun bisa pulang untuk beristirahat.

Baca Juga

Dari hasil jualan kue subuh inilah Sulasmi menyisihkan rezeki untuk ditabung. Sebenarnya, sudah lama ia ingin membuka rekening di bank syariah. Selain untuk menyimpan hasil jerih payahnya, ia ingin uangnya dikelola sesuai syariat agar tenang dan bebas dari riba. Namun, niat itu sering kali kandas karena fisik yang terlanjur lelah.

"Habis jualan jam delapan atau sembilan itu badan sudah gropyok, lemas sekali," cerita Sulasmi kepada Republika, beberapa waktu lalu. 

“Mau mandi, dandan rapi, terus jalan ke cabang bank buat ambil antrean, aduh, sudah gak sanggup,” lanjutnya.

Keinginan itu akhirnya terbantu oleh sang putri, Kurniawati (23). Kurniawati lebih dulu mengenal aplikasi BSya dari iklan yang sering ia lihat saat naik transportasi umum menuju kampusnya. Informasi tersebut kemudian ia sampaikan kepada ibunya yang selama ini ingin memiliki rekening bank syariah, bahwa kini buka rekening BCA Syariah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang.

Awalnya Sulasmi sempat ragu karena merasa gagap teknologi. Namun dengan bimbingan Kurniawati, prosesnya ternyata sangat sederhana: cukup foto KTP, isi data diri singkat, dan ikuti petunjuk verifikasi di layar.

Akhirnya, usai berjualan, sambil melepas lelah di dekat wadah kue yang sudah kosong, rekening BCA Syariah milik Sulasmi resmi aktif. “Terbantu banget buat pedagang kecil kayak saya. Cukup dari rumah, nggak keluar uang ongkos. Klik-klik di HP sehabis jualan, beres," tutur Sulasmi.

Melihat ibundanya begitu mudah bertransaksi, Kurniawati yang awalnya membantu sang ibu ternyata juga tertarik membuka rekening BCA Syariah. Sebagai mahasiswa yang berkuliah di Depok, ia memiliki kebutuhan transaksi yang berbeda dengan ibunya.

Untuk pergi ke kampus, Kurniawati mengandalkan angkutan umum harian. Melalui aplikasi BSya, ia bisa dengan mudah melakukan top up Flazz untuk mendukung mobilitas perjalanannya sehari-hari.

“Tampilannya anak muda banget, saya buka lewat handphone. Saat verifikasi video call juga tidak sulit, semuanya serba mudah,” tutur Kurniawati.

Cerita ibu dan anak ini menjadi cerminan bagaimana BCA Syariah lewat aplikasi BSya hadir sebagai Sahabat Berkah mitra finansial yang fleksibel, baik untuk pedagang kecil yang padat aktivitas maupun anak muda yang serba digital.

Layanan perbankan yang serba praktis seperti ini memang bukan cuma milik pekerja kantoran. Pedagang pasar dan anak muda justru kelompok yang paling butuh akses tanpa ribet.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait