REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – PSS Sleman dipastikan tidak akan diperkuat gelandang andalannya, Moussa Bagayoko, saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Ahad (18/10) besok, harus dilalui Super Elang Jawa tanpa sosok pemain bernomor punggung 8 tersebut.
Kepastian ini terungkap saat rombongan tim berangkat menuju Surabaya dari Omah PSS pada Jumat (16/10) siang. Nama Bagayoko tidak tercantum dalam daftar pemain yang disiapkan untuk menghadapi Bajul Ijo.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan bahwa absennya sang pemain disebabkan oleh cedera yang dialaminya. Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Huistra menjelaskan bahwa Bagayoko mengalami memar dan pembengkakan pada lututnya.
Cedera tersebut merupakan imbas dari benturan keras berupa tendangan yang ia terima dalam pertandingan sebelumnya melawan PSM Makassar. Kondisi inilah yang memaksanya untuk ditarik keluar lebih awal pada laga tersebut. "Sayangnya, Moussa saat ini tidak bisa berlatih," ungkap Pieter Huistra.
Meski demikian, tim medis PSS Sleman masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami gelandang asing tersebut. Pemeriksaan intensif terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisinya.
Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan proses pemulihan dan kapan Bagayoko dapat kembali memperkuat tim. "Moussa terkena tendangan di lututnya dan itulah juga mengapa kami harus menariknya keluar saat melawan PSM. Ada memar besar dan pembengkakan, tetapi kita lihat saja. Semoga tidak terlalu buruk," pungkas Huistra penuh harap.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara