Nasional

Mual Seusai Cicip Menu MBG, Ketua SPPG Karanganyar: Mungkin Tubuh Saya Kurang Fit

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati di Kabupaten Karangnayar, Jawa Tengah, Abra Yodha Raya, diduga mengalami keracunan setelah mencicip menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang...

14 Agustus 2026, pukul 11:01 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati di Kabupaten Karangnayar, Jawa Tengah, Abra Yodha Raya, diduga mengalami keracunan setelah mencicip menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hendak didistribusikan pada Rabu (12/8/2026). Menu MBG ayam rempah akhirnya batal disalurkan.

Abra mengungkapkan, pada Rabu lalu, sekitar pukul 07.30 WIB, dia mencicip menu MBG ayam rempah yang hendak didistribusikan. Dia mengatakan, sebelumnya koki di SPPG-nya sempat melaporkan adanya aroma kurang sedap menguar dari makanan.

Baca Juga

“Sesuai dengan juknis dan protap, sebelum didistribusikan kita uji organoleptik: aroma, warna, rasa, tekstur. Itu kita uji dulu sebelum didistribusikan ke penerima manfaat. Jadi ada ahli gizi, chef, dan kepala SPPG yang ibaratnya tester dulu makanan ini baik atau tidak,” ucap Abra saat diwawancara, Jumat (14/8/2026).

Menurut Abra, makanan yang dicicipinya termasuk dalam kelompok pendistribusian batch atau gelombang dua. MBG tersebut bakal dikirim ke sekolah sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar satu jam setelah mencicip, Abra merasakan mual. “Saya merasa mual, yang pertama itu mual. Yang perlu diklarifikasi adalah pusingnya. Saya enggak pusing,” ujar Abra.

Kendati demikian, Abra masih menolak jika gejala yang dialaminya merupakan gejala keracunan. “Mungkin efek dari tubuh saya sendiri yang kurang fit saat itu,” katanya.

Setelah merasakan mual, Abra segera memerintahkan agar MBG dengan menu ayam rempah itu tidak disalurkan. “Walaupun yang batch satu aman, tetap kami tarik. Kami menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya kami tarik semua,” ucap dia. “Jadi untuk yang ditarik sekitar 800 sampai 900 porsi. Lalu yang belum didistribusikan sekitar 2.000-an,” tambah Abra.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait