Nasional

Netanyahu Tolak Dokumen 15 Poin, akankah Gaza Kembali Dilanda Perang?

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali membawa isu perang di Gaza ke titik ketegangan baru setelah menyatakan penolakannya terhadap dokumen 15 poin mengenai Gaza. Netanyahu menegaskan bahwa militer...

10 Agustus 2026, pukul 00:44 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali membawa isu perang di Gaza ke titik ketegangan baru setelah menyatakan penolakannya terhadap dokumen 15 poin mengenai Gaza.

Netanyahu menegaskan bahwa militer Israel tidak akan melakukan penarikan pasukan sebelum Hamas dilucuti sepenuhnya.

Baca Juga

Sikap tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Hamas yang menegaskan tetap berpegang pada peta jalan dan hasil perundingan dengan para mediator.

Perbedaan sikap itu membuka peluang munculnya krisis baru yang dapat mengancam proses gencatan senjata dan kelanjutan tahap kedua kesepakatan.

Di sisi lain, sebagaimana dilaporkan Aljazeera, Senin (10/8/2026), Hamas tetap berpegang pada hasil yang telah dicapai bersama para mediator dan Dewan Perdamaian mengenai peta jalan untuk melanjutkan pelaksanaan tahap kedua.

Hamas menegaskan keseriusannya untuk terlibat dalam penerapan kesepakatan yang telah dicapai dalam 15 poin tersebut, termasuk menyusun jadwal pelaksanaannya.

Menurut Hamas, prioritas utama saat ini adalah memastikan kesepakatan dilaksanakan sesuai seluruh tahapan dan kewajibannya hingga tercapai gencatan senjata secara menyeluruh.

Penulis sekaligus analis politik Iyad Al-Qara menilai sikap Netanyahu merupakan semacam pembalikan arah terhadap proses negosiasi yang telah berlangsung sekitar tiga bulan.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait