Nasional

Nevi Rizal Pejabat Gayo Lues Minta Maaf dan Tegur Anaknya Rajin Flexing

Anak seorang pejabat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh kena tegur ayahnya sendiri gara-gara kerap mengunggah konten media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah.

22 Juli 2026, pukul 06:39 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Anak Pejabat Gayo Lues Aceh Kena Tegur Gara-gara Konten Flexing CNN Indonesia Rabu, 22 Jul 2026 13:39 WIB Bagikan: url telah tercopy Anak seorang pejabat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh kena tegur ayahnya sendiri gara-gara kerap mengunggah konten media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah. Unsplash/Pixabay Banda Aceh, CNN Indonesia --

Anak seorang pejabat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh kena tegur ayahnya sendiri gara-gara kerap mengunggah konten media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah.

Konten-konten flexing yang dia unggah menuai sorotan publik dan dinilai tidak sensitif karena muncul ketika sebagian masyarakat Gayo Lues masih berupaya bangkit dari dampak bencana.

Anak dari Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Nevi Rizal itu biasa mengunggah aktivitasnya di Akun TikTok @ddeyya.aa.

Ia ramai diperbincangkan terutama setelah mengunggah berbagai dokumentasi perjalanan ke sejumlah negara di Eropa hingga Korea.

Selain itu, sejumlah konten yang memperlihatkan gaya hidup mewah hingga unggahan mengenai kepemilikan puluhan jerigen bahan bakar juga menuai kritik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat Juga :Pelapor Kasus Penipuan Kripto Tergiur Gaya Hidup Mewah Timothy Ronald



Menanggapi polemik tersebut, Nevi Rizal membenarkan konten yang viral soal pamer harta tersebut itu anaknya.

Nevi Rizal juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Pemerintah dan masyarakat atas unggahan anaknya yang dinilai telah melukai perasaan publik.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pemerintah atas kelakuan anak kami," kata Nevi Rizal dalam keterangannya, Rabu (22/7).

Ia mengaku telah memberikan teguran keras kepada anaknya dan meminta agar tidak lagi menggunakan media sosial untuk mengunggah konten serupa.

"Anak saya yang memposting konten-konten yang melukai perasaan itu sudah saya ultimatum untuk tidak menggunakan medsos lagi," ujarnya.

Ia memastikan keluarganya telah menyadari dampak dari unggahan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang memicu polemik di tengah masyarakat.

"Tentu sudah saya tegur keras, mereka juga berjanji tidak akan mengulangi lagi," katanya.

(dra/gil) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait