REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kelompok separatis bersenjata di Papua menyatakan perang dengan pemerintah Indonesia. Kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) itu menegaskan wilayah Tolikara, di Papua Pegunungan sebagai zona perang terhadap seluruh pasukan dan militer Indonesia.
Pernyataan tersebut TPNPB - OPM sampaikan menyusul pembunuhan yang dilakukan kelompok tersebut terhadap lima pekerja bangunan di wilayah tersebut, Senin (3/8/2026).
Baca Juga- Komdigi Panggil Youtube Imbas Konten Promo Vape Libatkan Anak
- Komdigi Harus Lebih Tegas Tindak Hoaks dan Disinformasi di Medsos
- Presiden Prabowo Bąkał Jamu PM Thailand di Istana Merdeka
Juru Bicara TPNPB - OPM Sebby Sambom kepada Republika mengatakan, lima pekerja bangunan yang ditembak mati di tempat itu adalah anggota militer Indonesia yang menyamar.
“Kami bertanggung jawab atas penembakan terhadap lima orang agen intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai tukang bangunan itu,” kata Sebby, Senin (3/8/2026).
Eksekusi terhadap lima orang tersebut dilakukan di Distrik Kanggime ketika kelompok bersenjata melakukan operasi pembersihan terhadap warga pendatang. “Kami melakukan operasi pembersihan terhadap agen-agen intelijen militer pemerintah Indonesia sejak kemarin,” kata Sebby.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika