JAKARTA — Ketua Bidang Keagamaan DPP Ikatan Keluarga Madura (Ikama), KH Abdul Muiz Ali mengusulkan pengadaan lahan wakaf untuk pemakaman sebagai bentuk kepedulian sosial dan keagamaan masyarakat Madura kepada warga Jakarta dan sekitarnya. Usulan ini diharapkan menjadi solusi atas kesulitan masyarakat mendapatkan lahan pemakaman yang layak.
Kiai Muiz Ali yang juga menjabat Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat itu menyampaikan usulan tersebut dalam kegiatan pengurusan, koordinasi, dan konsolidasi pengurus DPP Ikama di Hotel NAM, Ballroom & Resto, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Baca Juga- Menag Dukung Gerakan Selasa Bersarung di Kemenag
- Debat Panas Rocky Gerung dan Mahasiswa
- Siapa yang Memegang Keputusan Perang terhadap Iran. AS atau Israel?
Menurut dia, program sosial Ikama perlu terintegrasi dengan kegiatan keagamaan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Salah satu bentuknya adalah menginisiasi pengadaan lahan wakaf yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemakaman.
"Sebagai bentuk kepedulian masyarakat Madura kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya, pengurus DPP Ikama bisa menginisiasi program pengadaan lahan wakaf untuk masyakarat Jakarta dan sekitarnya," ujar Kiai Muiz dalam siaran persnya, Ahad (25/10/2026).
Dia menilai, kebutuhan lahan pemakaman menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Dalam kondisi tertentu, warga harus mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan lahan pemakaman.
Pemakaman (ilustrasi) - (irhal.com)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika