Nasional

OTT Bupati Lombok Barat, KPK Juga Amankan Uang Ratusan Juta

KPK amankan ratusan juta rupiah dan dokumen dalam OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Sebanyak 19 orang ditangkap, termasuk pejabat Pemkab.

20 Juli 2026, pukul 10:10 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal OTT Bupati Lombok Barat, KPK Juga Amankan Uang Ratusan Juta CNN Indonesia Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB Bagikan: url telah tercopy Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR) Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya, tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Senin (20/7).

Lihat Juga :KPK Amankan 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan ada total 19 pihak yang diamankan dalam operasi itu. Tujuh di antaranya akan dibawa ke Jakarta pada malam ini.

Budi mengatakan Lalu Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya pada pagi hari.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini, termasuk Bupati diamankan pagi ini di rumah dinas. Kemudian pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat. Dari pihak yang diamankan ini kemudian tim melakukan pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat," katanya.

Budi mengatakan perkara yang menjerat Lalu Ahmad Zaini itu diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Lalu terkait proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat.

"Pihak-pihak yang diamankan ada dari pihak Pemkab Lombok Barat dan juga ada beberapa dari pihak swasta. Tentu nanti yang dibawa di Jakarta yang memang sesuai kebutuhan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Lihat Juga :Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia Sebelum Terjaring OTT KPK

(yoa/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait