REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Elnusa Petrofin (EPN) mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Fuel Terminal (FT) Reo, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 melanda wilayah tersebut. Percepatan distribusi dilakukan di tengah gangguan akses akibat longsor di sejumlah jalur.
EPN, anak usaha PT Elnusa Tbk, memprioritaskan keselamatan personel sekaligus menjaga penyaluran BBM Pertamina kepada masyarakat di wilayah terdampak. Perusahaan menyesuaikan pola operasional berdasarkan kondisi akses jalan dan perkembangan situasi di lapangan.
Baca Juga- Pertamina Patra Niaga Beri Diskon 45 Persen Beli BBM Lewat MyPertamina
- Pemerintah Targetkan BBM Campur Etanol 20 Persen Berlaku Mulai 2029
- Ekonom: Penurunan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Menata Kebijakan BBM
Untuk memperkuat operasional, EPN memobilisasi Awak Mobil Tangki (AMT) perbantuan dari sejumlah wilayah operasi di luar Nusa Tenggara Timur. Tambahan armada juga disiapkan dari sejumlah lokasi untuk mendukung distribusi BBM di wilayah Reo dan sekitarnya.
Perusahaan juga mengoordinasikan skema alih suplai guna menjaga pemenuhan kebutuhan BBM selama proses pemulihan. Pemantauan kondisi lapangan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan dilakukan untuk menyesuaikan strategi distribusi.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan, keselamatan personel dan keberlangsungan distribusi energi menjadi fokus utama perusahaan dalam kondisi pascabencana.
“Elnusa Petrofin mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah Reo dan sekitarnya. Seluruh langkah kami laksanakan secara terukur dengan tetap menempatkan keamanan dan keselamatan personel sebagai prioritas utama. Kami juga terus menyesuaikan pola operasi dengan kondisi akses di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat kembali terpenuhi secara aman dan optimal,” ujar Putiarsa, Ahad (16/8/2026).
Saat ini, jalur Ruteng-Reo telah dapat dilalui kendaraan roda empat, tetapi belum dapat dilalui mobil tangki. Jalur Trans Marapokot-Danga masih belum dapat dilalui, sedangkan jalur Trans Flores Ende-Bajawa telah kembali terbuka dan dapat digunakan untuk mendukung operasional.
Selain pemulihan distribusi, EPN menyiapkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana. Penyaluran bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi akses menuju lokasi terdampak.
EPN menyatakan akan terus memantau kondisi personel, kesiapan armada, serta akses distribusi. Koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, aparat, dan pemangku kepentingan lainnya juga dilakukan untuk mendukung pemulihan operasional dan keberlangsungan distribusi energi di Nusa Tenggara Timur.
Ikuti Whatsapp Channel Republika