REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris (Muslim Council Britain) Wajid Akhter, menyampaikan apresiasi masuknya Muhammadiyah ke dalam keanggotaan MCB. Akhter mengaku telah mengenal Muhammadiyah sejak kecil.
Dia pun menilai kehadiran Muhammadiyah di MCB membawa nilai dan pesan penting bagi penyebaran dakwah Islam dan memperkuat penyatuan umat Islam di kawasan Britania Raya.“Ketika saya masih kecil, saya mengingat bahwa saya sudah belajar tentang Muhammadiyah. Organisasi ini tidak hanya membangun sekolah ataupun rumah sakit, tapi juga membangun manusianya,”ungkap Wajid dalam acara Pengukuhan PCIM Britania Raya (UK) dan Irlandia Periode 2026-2028, sekaligus penyerahan Sertifikat Keanggotaan Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain / MCB) pada Sabtu, (22/8) bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia, London seperti dikutip dari laman Muhammadiyah.or.id, Senin(24/8/2026).
Baca Juga- Satsiber TNI Buka Rekrutmen Prajurit, Pendidikan Hanya Sebulan
- SMA Negeri 111 Jakarta Sabet Juara 1 Kreasi 2026 Futsal Competition Nusa Mandiri
- Akhmad Sodiq Pernah Ikut Sosialisasi Antikorupsi di Unsoed Sebelum Ditangkap KPK
Karena itu, Wajid menyambut baik bergabungnya Muhammadiyah ke dalam keanggotaan MCB. Dia menyampaikan apresiasi tersebut dengan ungkapan: “Bukan Muhammadiyah yang bergabung ke MCB, tetapi justru MCB-lah yang bergabung ke Muhammadiyah,” kata Wajid.
Dia menegaskan, adanya kerja-kerja dan kontribusi Muhammadiyah di Britania Raya dan Irlandia menggambarkan bahwa persyarikatan tersebut tidak hanya hadir untuk kesejahteraan masyarakat lokal Indonesia saja, namun juga sangat terbuka untuk berkontribusi nyata untuk peradaban Muslim global.
Dengan jejaring internasional dan pengalaman Muhammadiyah yang luas, PCIM Britania Raya dan Irlandia diharapkan mampu menerjemahkan komitmennya ke dalam program-program kolaboratif yang berdampak nyata. Dengan demikian, keberadaan Muhammadiyah tidak hanya memperkuat komunitas muslim Indonesia di Britania Raya, tetapi juga turut mengambil bagian dalam kerja-kerja kemanusiaan dan pembangunan peradaban bersama masyarakat global.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika