REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buku Takhta, Darma, dan Karsa: Pemikiran, Karya, dan Keteladanan Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengku Bawono IX diluncurkan di Ruang Teater Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Buku tersebut menghadirkan kembali pemikiran, karya, dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Bawono IX, khususnya nilai kepemimpinan, pengabdian, dan pendidikan karakter bagi generasi bangsa.
Dalam sambutan utama, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bawono (HB) X mengungkapkan, keteladanan Sri Sultan HB IX tidak berhenti pada kedudukan dan jabatan, tetapi tercermin dalam cara menjalankan tanggung jawab dan pengabdian. Dia mengingat bagaimana ayahnya memperlakukan abdi dalem dan masyarakat kecil dengan penghormatan yang sama seperti kepada tamu negara.
Baca Juga- Industri Buku Anak Islami Andalkan Inovasi Interaktif Tarik Minat Baca
- Peluncuran Buku Jurnalisme Filantropi di Milad Lazismu, Perkuat Peran Media untuk Kesejahteraan
- Bedah Buku Memberantas Korupsi Sembari Korupsi, Kupas Sisi Gelap Kejahatan Kerah Putih
"Dari beliaulah saya memahami bahwa tahta sejatinya bukan privilege melainkan tanggung jawab, bahwa dharma bukan slogan melainkan laku harian dan karsa bukan ambisi pribadi melainkan kehendak untuk mengabdi dengan tulus," ujar Sri Sultan HB X.
Peluncuran buku secara resmi dilakukan oleh Sri Sultan HB X dan ditandai dengan pemukulan gong. Prosesi turut dihadiri Mendikdasmen Prof Abdul Mu'ti, Kepala Perpusnas prof E Aminudin Aziz, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mego Pinandito, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta GKR Hayu, serta Ketua Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas Acep Somantri.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika