REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cipenjo, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/6) dan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan.
Sebagaimana keterangan Kantor Staf Presiden (KSP) diterima di Jakarta, Jumat, sidak tersebut dilakukan guna meninjau langsung hambatan pembangunan gedung koperasi dan baru mencapai progres 70,22 persen, dari yang seharusnya sudah rampung total.
Baca Juga- Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran
- LPDB Dorong Koperasi Kredit Perkuat KDMP
- Dedi Mulyadi: Pengelolaan Bandara Kertajati 90 Persen Bakal Dipegang Kemenhan
Dalam peninjauan tersebut, Dudung berdialog langsung dengan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Desa Cipenjo, Mega beserta jajaran pengurus.
Terungkap bahwa proyek pembangunan yang ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan (Februari lalu) terhenti pada Maret hingga saat ini. Pembangunan terhenti akibat adanya proses transisi kepemimpinan internal di tingkat Komando Distrik Militer (Kodim) setempat serta kendala biaya pengurukan lahan.
Menanggapi hambatan proyek itu, Dudung menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak Kodim agar pembangunan infrastruktur ekonomi desa ini dapat segera dilanjutkan.
"Jadi ini terhambat karena di Kodim ada pergantian sehingga pembangunan ini tidak berlanjut. Seharusnya target hanya tiga bulan saja ya? Nanti saya kasih tahu Dandimnya agar segera selesai ya," ujar Dudung.
Sementara itu, Mega juga menjelaskan adanya kendala teknis tambahan di lapangan. "Iya. Kemarin terkendala juga karena masalah urugan. Masalah urugan ini tarik ulur. Kalau dari kita kan menyiapkan lahan, karena kalau butuh urugan lumayan buat cost-nya, kurang lebih kita butuh 30-40 dump truck untuk menguruk. Nah ini antara kontraktor dengan kami dari koperasi, dibebankan ke koperasi," ungkapnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara