Nasional

Pemkab Aceh Selatan Jamin Kebutuhan Dasar Pengungsi Banjir Trumon Terpenuhi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menjamin seluruh kebutuhan dasar para pengungsi banjir di posko pengungsian terpenuhi dengan baik selama masa tanggap darurat. Jaminan ini disampaikan...

4 November 2026, pukul 19:46 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan menjamin seluruh kebutuhan dasar para pengungsi banjir di posko pengungsian terpenuhi dengan baik selama masa tanggap darurat. Jaminan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, pada Rabu, di tengah upaya penanganan bencana yang melanda kawasan Trumon Raya.

Diva Samudra Putra menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah telah bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan logistik untuk meringankan beban warga yang terdampak. Ia memastikan tidak ada pengungsi yang kesulitan mengakses kebutuhan pokok.

"Pemkab Aceh Selatan menjamin kebutuhan dasar para pengungsi. Jangan sampai ada yang kesulitan mendapatkan makanan, perlengkapan sehari-hari, atau tempat istirahat yang layak," tegas Diva Samudra.

Dapur Umum dan Penyaluran Logistik

Penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan. Selain menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan, pemerintah daerah juga telah menyediakan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan para pengungsi. Dapur umum tersebut dipusatkan di posko pengungsian Kompi Brimob yang berlokasi di Kecamatan Trumon Tengah.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau kondisi para pengungsi dan memastikan seluruh kebutuhan mereka terpenuhi hingga situasi banjir benar-benar kondusif dan dinyatakan aman. "Kami terus hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," ujar Diva Samudra Putra.

Lebih lanjut, Sekda mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Ia meminta warga untuk tidak kembali ke wilayah permukiman yang masih berada dalam zona rawan banjir sebelum adanya pernyataan resmi bahwa kondisi telah aman.

Ratusan Jiwa Mengungsi Akibat Luapan Sungai

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan mencatat sebanyak 205 jiwa korban banjir di kawasan Trumon Raya terpaksa mengungsi setelah permukiman mereka terendam air. Dari total pengungsi tersebut, sebanyak 72 jiwa yang berasal dari 18 keluarga warga Gampong Cot Bayu mengungsi ke berbagai lokasi, termasuk fasilitas pendidikan, rumah kerabat, dan rumah ibadah.

Sementara itu, 133 jiwa lainnya yang berasal dari 40 keluarga memilih untuk mengungsi di Markas Kompi Brimob Polda Aceh yang terletak di Gampong Ie Jerineh, Kecamatan Trumon Tengah. Banjir yang melanda kawasan Trumon ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Lae Soeraya dan Krueng Trumon setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait