REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Libur sekolah yang akan berlangsung pertengahan Juni 2026 diprediksi akan menjadi periode sibuk bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Untuk itu, Pemkab Bandung Barat meminta seluruh pengelola wisata untuk bersiap menghadapi lonjakan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat Asep Dendih mengatakan, momentum libur sekolah harus dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat. "Kalau harapan dan prediksi kami peningkatan kunjungan di momen libur sekolah ini pasti ada dan seluruh objek wisata tentunya sudah bersiap," kata Asep Dendih saat dikonfirmasi, Ahad (21/6/2026).
Baca Juga- Tak Hanya Wisatawan Lokal, Turis Mancanegara Juga Berlibur ke Lembang
- Mobil Nissan X-Trail Wisatawan Asal Jakarta Terbakar di Lembang Bandung
- Objek Wisata di Lembang Berharap Tuah Libur Panjang Idul Adha Dongkrak Kunjungan
Asep menilai kesiapan destinasi wisata akan sangat menentukan kualitas pengalaman wisatawan selama musim liburan berlangsung. Jika pelayanan berjalan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata dalam negeri juga akan semakin meningkat.
Seluruh pelaku usaha pariwisata untuk selalu menerapkan Sapta Pesona. Penerapan sapta pesona sendiri bertujuan upaya untuk memberikan pelayanan prima kepada wisatawan, khususnya yang datang ke desa wisata.
"Sapta Pesona ini wajib diimplementasikan di seluruh objek wisata di Bandung Barat. Di mana keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengunjung itu harus diutamakan," ucap Asep Dendih.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika