Nasional

Pemkab Manggarai: 6 Orang Tewas dan 2 Luka Imbas Gempa M7

Gempa magnitudo 7 mengguncang Flores, NTT, menyebabkan enam orang meninggal dan dua luka-luka. Pemkab Manggarai terus melakukan pendataan dan penanganan.

15 Agustus 2026, pukul 04:47 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Pemkab Manggarai: 6 Orang Tewas dan 2 Luka Imbas Gempa M7 CNN Indonesia Sabtu, 15 Agu 2026 11:47 WIB Bagikan: url telah tercopy Gempa magnitudo 7 mengguncang Flores, NTT, menyebabkan enam orang meninggal dan dua luka-luka. Pemkab Manggarai terus melakukan pendataan dan penanganan. (Foto: CNNIndonesia/Petrus Hermanto) Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak enam orang dikabarkan meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka dalam peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu pagi (15/8).

Data sementara itu dihimpun Posko Bencana Pemerintah Kabupaten Manggarai berdasarkan laporan hingga Sabtu siang. Dari dua korban luka, satu orang mengalami luka berat dan satu lainnya luka ringan.

Dari keterangan Pemkab Manggarai, enam korban meninggal yang telah teridentifikasi sementara yakni Stefanus Jedaut dari Karot, Fabian Evita Jas dari Bea Mese, Resny dari Riung Gumbang, pasangan suami istri Manus dan Yul dari Wae Mulu, serta satu korban dari Golo Lanak yang belum diketahui identitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, korban luka berat diketahui bernama Helmina Linda. Ia dilaporkan mengalami patah kaki dan tengah mendapat penanganan medis.

Lihat Juga :Kepanikan Gempa NTT: Tiang Listrik Tumbang, Lantai Rumah Terbelah

Jumlah korban masih dapat berubah seiring proses pencarian dan pendataan yang dilakukan di sejumlah wilayah.

Pemkab Manggarai masih terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan untuk memperbarui informasi mengenai dampak gempa. Pendataan juga mencakup kerusakan rumah dan fasilitas umum serta kebutuhan warga yang terdampak.

Proses koordinasi menghadapi kendala karena jaringan komunikasi di sejumlah wilayah mengalami gangguan hingga tidak dapat digunakan.Kondisi tersebut membuat informasi dari beberapa daerah belum dapat diterima secara optimal oleh posko.

Di tengah proses penanganan, warga diminta tetap tenang dan menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa. Masyarakat juga diminta mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Lihat Juga :Evakuasi Korban Gempa M7 NTT Terus Berlangsung, Polisi Bantu Pendataan

Pemkab Manggarai mengingatkan warga agar tidak menyebarkan informasi mengenai korban maupun kerusakan yang belum dipastikan kebenarannya. Data akan diperbarui setelah laporan dari lapangan dikonfirmasi.

Pemerintah daerah juga menyatakan penanganan korban luka dan pemantauan kondisi warga masih menjadi fokus utama pascagempa.

(anm/dmi) Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait