REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Kota Semarang mengatakan penanganan kematian harimau putih milik Semarang Zoo sudah sesuai prosedur. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) selaku otoritas berwenang pengawasan satwa dilindungi turut dilibatkan dalam penanganan kejadian itu. Pemkot Semarang menginginkan tak ada lagi spekulasi soal kasus tersebut.
“Sejak awal kejadian, Pemerintah Kota Semarang bersama manajemen Semarang Zoo langsung berkoordinasi dengan BKSDA Jawa Tengah. Pemeriksaan medis, identifikasi penyebab kematian, hingga penyelesaian administrasi telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, seluruh proses penanganan telah berjalan sebagaimana ketentuan yang mengatur pengelolaan satwa dilindungi," ujar Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto pada Kamis (30/7/2026).
Baca Juga- Harimau Putih Kebun Binatang Semarang Zoo Dikabarkan Mati, Ini Kata Pengelola
- Terancam Punah, Ini Kondisi Terakhir Dua Anak Harimau Sumatra di Alam Liar yang Terlihat 2025 Lalu
- Ini Kronologi Kematian Harimau Putih Semarang Zoo Versi BKSDA Jateng
Dia menambahkan, hasil pemeriksaan oleh tim BKSDA Jateng bersama dokter hewan menjadi acuan resmi dalam penanganan kematian harimau putih milik Semarang Zoo. Menurut Handi, Pemkot Semarang berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola dan kesejahteraan satwa di Semarang Zoo.
Handi mengatakan, Pemkot Semarang mengapresiasi pendampingan dan langkah-langkah yang telah diambil BKSDA Jateng dalam menangani kematian harimau putih milik Semarang Zoo. "Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan standar pengelolaan satwa, mulai dari pemantauan kesehatan, peningkatan fasilitas, penguatan pengawasan, hingga aspek animal welfare. Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memastikan Semarang Zoo dikelola sesuai standar yang ditetapkan dan terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan," ucap Handi.
Lihat postingan ini di InstagramLoading... Ikuti Whatsapp Channel Republika