Nasional

Pemprov DKI Kirimkan Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Penanganan Pascagempa di Flores NTT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengirimkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi M 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (20/7/2026). Bantuan senilai Rp 5.853.728.500...

20 Agustus 2026, pukul 11:36 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengirimkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi M 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (20/7/2026). Bantuan senilai Rp 5.853.728.500 yang dikumpulkan dari para pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD DKI Jakarta itu dilepas langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis sore.

Pramono mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT pada Sabtu (15/8/2026). Pasalnya, gempa bumi yang terjadi akhir pekan lalu itu berdampak cukup signifikan hingga menyebabkan puluhan korban jiwa dan puluhan ribu orang harus mengungsi dari rumahnya. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berinisiatif untuk menyalurkan bencana ke NTT.

Baca Juga

"Dari hasil pengumpulan yang dilakukan oleh ASN, perangkat daerah, kemudian BUMD, Baznas Bazis DKI Jakarta, terkumpul Rp 5.853.728.500 atau tepatnya adalah 5,8 miliar," kata dia saat melepas bantuan itu di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari beberapa jenis, mulai dari makanan siap saji, biskuit, air mineral, kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kids wear, terpal, tenda, dan karung. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengirimkan bantuan alat kesehatan berupa infus NaCl, infus RL, infus D40 persen, dan betadine 15 milimeter.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan 202 toren air dan mobile WTP senilai Rp 2,5 miliar untuk kebutuhan di lokasi terdampak bencana. Terakhir, bantuan juga diberikan dalam bentuk tunai senilai Rp 1,11 miliar.

Menurut dia, bantuan itu akan dikirimkan ke NTT melalui pesawat dan kapal laut. Adapun pengirimannya akan dilakukan dari Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut di Pangkalan TNI AL di Pelabuhan Komando Armada 1 di Jakarta Utara.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga telah memberangkatkan tim kesehatan ke lokasi terdampak bencana di NTT. Menurut dia, tim itu telah berangkat pada Ahad (16/8/2026) atau sehari setelah gempa bumi terjadi.

"Kemarin saya juga sudah berkomunikasi dengan Gubernur NTT, beliau menyampaikan apresiasi untuk Pemerintah DKI Jakarta yang paling awal menyampaikan mengirim bantuan. Dan juga saya berkomunikasi dengan tim kita yang ada di sana. Tadi saya juga sampaikan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, salah satu yang dibutuhkan adalah pampers oleh mereka," kata dia.

Pramono menyatakan, bantuan yang dikirimkan hari ini bukan merupakan yang terakhir kali. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta masih terus membuka kesempatan bagi seluruh pegawai dan masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu penanganan bencana NTT sampai 25 Agustus 2026.

"Kami membuka diri untuk bisa menampung siapa pun yang akan memberikan bantuan untuk ini," kata dia.

82 ribu orang

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait