REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- SMA Negeri 2 Bantul buka suara terkait dugaan perundungan oleh pengajar yang viral di media sosial Threads belum lama ini. Kasus ini mencuat setelah akun Threads @dinisandra__ mengunggah dugaan adanya perundungan yang dialami alumni SMA Negeri 2 Bantul. Dalam unggahan tersebut, akun tersebut juga mengajak korban lain untuk menyampaikan pengalaman serupa.
"Terkait kasus adek kita alumni tahun 2025 SMA 2 Bantul yang terkena perundungan oleh pihak para pengajarnya. Aku minta untuk korban lainnya speak up juga. Karena sudah ada dua korban yang hubungi aku tentang buruknya para pengajar di sana," tulisnya seperti dilihat Republika, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga- Kuota SMP Negeri di Yogya Naik Jadi 3.584 Kursi pada SPMB 2026
- Ratusan Mahasiswa UII Turun ke Jalan, Titik Nol Yogya Dipenuhi Suara Kritik
- Dari Gejayan Yogya, Ratusan Mahasiswa dan Warga Sipil Suarakan 10 Tuntutan ke Pemerintah
Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Bantul, Suwondo, mengatakan pihak sekolah baru mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Hingga kini, sekolah masih berupaya menelusuri sumber unggahan yang menjadi perbincangan publik.
Pihak sekolah juga melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar karena belum dapat memastikan identitas pemilik akun maupun kebenaran tuduhan tersebut. "Sampai sekarang, kami masih mencoba mendalami sumbernya dari siapa," katanya dikonfirmasi wartawan.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika