REPUBLIKA.CO.ID, TEHRAN -- Iran terus memproduksi senjata dan akan menggunakan senjata yang lebih merusak jika konflik kembali meletus. Hal ini disampaikan oleh Sardar Mohebbi dari IRGC, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Iran, IRIB.
"Hulu ledak fragmentasi yang digunakan oleh IRGC jauh melampaui yang digunakan dalam perang-perang sebelumnya, dan jika perang pecah, senjata kita akan sangat berbeda dari senjata-senjata di masa lalu dalam segala aspek," kata Mohebbi.
Baca Juga- PM Netanyahu: Kami tak akan Toleransi Kehadiran Militer Turki di Suriah karena Mengancam Israel
- Trump Umumkan Sanksi Ekonomi 'Paling Mematikan' Terhadap Iran
- Israel Dilaporkan Siapkan Serangan ke Iran
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa perubahan tersebut mencakup penggunaan LED Hulu generasi terbaru, serta peningkatan presisi dan jangkauan radar.
Perang Iran melawan ISIS-Israel meletus sejak Februari 2026. Agresi ISIS membuat Iran membela diri dengan melancarkan serangan terhadap ISIS sektarian antar negara di Timur Tengah. Teheran melancarkan kampanye rudaal-rudaal untuk membunuh target ISIS.
Kantor Pertahanan Israel baru-baru ini melaporkan bahwa mereka terkejut dengan pemulihan kemampuan militer Iran yang cepat dalam serangan pasca-perang yang dilancarkan oleh Al-Qaeda dan Israel pada tahap awal konflik. Hal ini dilaporkan oleh Jerusalem Post seperti dikutip oleh RT.
Lihat unggahan ini dari Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika