REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyambut penghargaan ESG NOW Awards 2026 dari Republika sebagai dorongan untuk memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan. Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN EPI guna memperluas pengembangan proyek berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Kepala Satuan Perencanaan Korporat dan Manajemen Energi Primer PLN EPI Anggoro Wisaksono menyampaikan apresiasi kepada Republika atas penyelenggaraan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026. Ia berharap penghargaan ini dapat memacu perusahaan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan bisnisnya.
Baca Juga- Komitmen ESG Banda Aceh, Inspirasi untuk Negeri
- Wamen BAPPENAS Ungkap Makna ESG Sesungguhnya
- Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG Now Republika
"Penghargaan ini sangat bermanfaat untuk kami, untuk mendorong semangat kami lagi untuk berkontribusi lebih di ESG dalam operasional PLN EPI selama ini," ujar Anggoro di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Anggoro menjelaskan, PLN EPI terus mengembangkan produk energi primer yang lebih ramah lingkungan. Perusahaan yang selama ini mengelola pasokan gas dan batu bara tersebut juga mengembangkan biomassa untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik PLN.
Menurut dia, biomassa menjadi salah satu produk utama dalam pengembangan energi hijau perusahaan. Pemanfaatannya diharapkan dapat mendukung operasional pembangkit listrik PLN yang lebih ramah lingkungan.
"Biomass ini merupakan tonggak dari apa yang kita sebut sebagai green product, yaitu memproduksi biomassa untuk pembangkit-pembangkit PLN. Sehingga nanti diharapkan pembangkit PLN itu akan lebih green dengan adanya pasokan biomass dari kami," kata Anggoro.
PLN EPI juga berencana memperluas pengembangan energi hijau melalui pasokan biogas dan bio-CNG. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kontribusi terhadap transisi energi di lingkungan PLN Group.
Anggoro berharap pengembangan produk energi primer tersebut dapat mendorong perubahan pada infrastruktur dan rantai pasok energi perusahaan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN EPI memperkuat penerapan ESG dalam kegiatan bisnisnya.
"Ke depannya juga tidak hanya biomass, tapi kita akan insya Allah men-supply biogas juga, dan juga bio CNG," ujar Anggoro.
Dalam ajang ESG NOW Awards 2026, PLN EPI memperoleh penghargaan kategori Inclusive & Equitable Development melalui program Pemanfaatan Biomassa Berbasis Masyarakat atau Green Economic Village. Program tersebut dikembangkan di Gunungkidul melalui penanaman 50 ribu pohon biomassa yang menghubungkan kebutuhan energi hijau dengan kegiatan ekonomi pertanian masyarakat.
Melalui program tersebut, daun tanaman biomassa dimanfaatkan petani untuk menghemat kebutuhan pakan ternak, terutama ketika musim kemarau. Kotoran ternak kemudian diolah menjadi pupuk organik sehingga petani dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Pendekatan tersebut membentuk rantai pemanfaatan sumber daya yang saling terhubung antara tanaman biomassa, peternakan, dan pertanian. PLN EPI mengembangkan model ini untuk menghadirkan manfaat lingkungan sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat desa.
Anggoro berharap penghargaan dari Republika semakin memperkuat semangat perusahaan mengembangkan proyek keberlanjutan lainnya. Pengembangan tersebut juga diharapkan meningkatkan kredibilitas penerapan ESG di lingkungan PLN EPI.
View this post on Instagram
Republika menggelar ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 dengan mengusung tema Inspiring Impact. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (19/10/2026), ini mempertemukan regulator, pelaku industri, investor, akademisi, dan organisasi masyarakat untuk membahas penguatan praktik keberlanjutan di Indonesia.
Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin menegaskan, penerapan ESG perlu menghasilkan manfaat nyata yang dapat diukur dan dirasakan masyarakat. Menurut dia, agenda keberlanjutan tidak cukup berhenti pada komitmen maupun laporan tahunan perusahaan.
"Melalui ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026, kami ingin mendorong transparansi, dan memperkuat kolaborasi, agar keberlanjutan menjadi aksi nyata, bukan sekadar narasi," ujar Andi.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, ESG NOW Awards 2026 menitikberatkan penilaian pada integrasi aksi, evaluasi dampak, dan transparansi. Republika menggandeng PT Surveyor Indonesia sebagai Enrichment Partner dalam proses penjurian penghargaan yang mencakup Government Track dan Corporate Track.
Melalui penghargaan tersebut, Republika berupaya memperluas penyebaran praktik keberlanjutan yang dapat diterapkan oleh berbagai institusi. Ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Ikuti Whatsapp Channel Republika