REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Polisi membeberkan modus wedding organizer (WO) DW yang diduga menipu 49 pasangan calon pengantin hingga Rp2,6 miliar di Bandung dan sekitarnya. Pelaku berinisial S menawarkan paket promo kepada pasangan calon pengantin lalu menghilang setelah mendapatkan uang.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan korban dugaan penipuan WO berinisial DW mencapai 49 orang. Para korban berasal dari Majalengka, Garut, Bandung, Sumedang, Soreang, dan Cimahi.
Baca Juga- Pembangunan Gereja di Banyuanyar Solo Ditolak Warga, Luthfi: Toleransi di Jateng Bagus
- Kelompok Peternak di Jateng Protes SPPG Beli Telur dengan Harga Rendah
- Libur Sekolah, Pertamina Tambah Stok Pertalite Hingga 18 Persen di SPBU se-Jateng DIY
"Dari jumlah 49 korban ini, tercatat yang sudah direkap dan dilaporkan, salah satunya oleh pelapor Saudara Sunsun, mencapai kerugian sebesar Rp 2,4 miliar," ucap dia, Jumat (19/6/2026).
Ia melanjutkan beberapa orang korban sudah membayar lunas paket WO kepada pelaku S sedangkan beberapa lainnya baru membayar sebagian. Modus operandi pelaku menawarkan paket promo dan setelah menerima uang langsung menghilang.
"Modus operasi daripada tersangka ini adalah penipuan. Mereka menyampaikan promo, kemudian menawarkan paket-paket, setelah itu menerima kiriman uang ke rekening. Setelah menerima pembayaran, mereka mematikan handphone dan kemudian tidak bisa ditemukan," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika