Nasional

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Petugas polisi kehutanan Padayya meninggal tertimpa pohon saat memadamkan kebakaran hutan di Toraja Utara. Ia meninggalkan istri dan satu anak.

29 Oktober 2026, pukul 05:24 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara CNN Indonesia Kamis, 29 Okt 2026 12:24 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi jenazah. Petugas polisi kehutanan meninggal tertimpa pohon saat memadamkan kebakaran hutan di Toraja Utara (Istockphoto/Nito100) Daftar Isi
Makassar, CNN Indonesia --

Petugas polisi kehutanan, Padayya (45) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat memadamkan kobaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lembang Nanna, Kecamatan Nanggala.

'Iya betul, petugas polisi kehutanan meninggal dunia saat memadamkan kobaran api akibat tertimpa pohon," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Sulsel, Andi Kasman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/10).

Lihat Juga :Kasus Tagihan Pajak McLaren, Mekanik Bengkel Ingin Tempuh Jalur Hukum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan Padayya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang II Kabupaten Toraja Utara.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (28/10) sekitar pukul 20.50 WITA, korban bersama sejumlah personel gabungan berusaha memadamkan kobaran api yang membakar kawasan hutan di Lembang Nanna, Kecamatan Nanggala yang terbakar sejak tanggal 19 Oktober kemarin.

"Setelah itu memadamkan kobaran api, korban berisitirahat di tengah jalan poros Karre, tiba-tiba sebuah pohon tumbang dan jatuh menimpa korban," ungkapnya.

[Gambas:Video CNN]

Lihat Juga :Keberadaan McLaren dan Pemilik Catut Nama Mekanik Masih Misterius

Andi Kasman mengatakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh petugas gabungan. Namun, nyawa korban didapat diselamatkan.

"Korban dilarikan ke Puskesmas Nanggala. Kemudian dirujuk ke RS Elim Rantepao, namun saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan dan diserahkan ke pihak keluarga.

"Korban meninggalkan seorang istri dan satu anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP," katanya.

Lihat Juga :Selain Karhutla, Kini Daerah di Kalsel Dilanda Banjir-Puting Beliung

(mir/kid) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait