Nasional

Polisi Tahan Kakek 60 Tahun Usai Diduga Cabuli Siswa di Makassar

Polisi tangkap kakek 60 tahun di Makassar karena diduga mencabuli 32 siswa SD. Kasus terungkap setelah tiga siswa melapor.

20 Juli 2026, pukul 12:03 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Polisi Tahan Kakek 60 Tahun Usai Diduga Cabuli Siswa di Makassar CNN Indonesia Senin, 20 Jul 2026 19:03 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Polisi tangkap kakek 60 tahun di Makassar karena diduga mencabuli 32 siswa SD. Kasus terungkap setelah tiga siswa melapor. (iStock/powerofforever) Makassar, CNN Indonesia --

Polisi menahan kakek berusia 60 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan, setelah dilaporkan dugaan pencabulan terhadap 32 siswa sekolah dasar (SD).

"Iya, sudah ditahan pelakunya," kata Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Arianto kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/7).

Meski demikian, kata Arianto penyidik belum mengetahui aksi pelaku yang merupakan pemilik warung di salah satu SD tersebut dilakukan sejak kapan. Pasalnya, kata dia, pemeriksaan masih terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita belum semuanya diperiksa," ujarnya.

Pilihan Redaksi

Kasus ini diungkap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Makassar, bermula ketika ada tiga siswa yang diduga menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh pelaku pada bulan Juni lalu.

"Awalnya hanya tiga orang siswa yang diduga menjadi korban, namun setelah dilakukan pendataan dan pendampingan jumlahnya bertambah menjadi 32 siswa," kata sekretaris Shelter Warga Antang DPPPA Pemkot Makassar Fony Ataul kepada wartawan.

Fony menuturkan bahwa aksi pelaku dilakukan ketika para siswa membeli jajanan di warung milik pelaku yang berada di depan sekolah.

"Anak-anak biasa jajan di warung itu saat datang maupun keluar main serta pulang sekolah. Saat itulah, korban diduga mengalami pelecehan," ungkapnya.

Aksi kakek 60 tahun itu, kata Fony dengan berbagai modus ketika korban datang berbelanja di warungnya.

"Modusnya macam-macam, ada yang dipegang dan diraba-raba. Salah satu korban yang sempat divisum, karena mengalami robek pada alat kelaminnya," jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan telah menahan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait