Nasional

Polresta Sleman Dalami Dugaan Tawuran di Balik Kecelakaan yang Menewaskan Pelajar di Gamping

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum kecelakaan di Jalan Siliwangi, tepatnya di sebelah timur SMP Negeri 3 Gamping, Padukuhan Ponowaren, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping,...

24 Agustus 2026, pukul 09:57 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum kecelakaan di Jalan Siliwangi, tepatnya di sebelah timur SMP Negeri 3 Gamping, Padukuhan Ponowaren, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Sleman, Sabtu (22/8/2026) dini hari. Penyelidikan dilakukan menyusul adanya informasi terkait dugaan aksi saling cegat hingga tawuran antarkelompok pelajar.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut, seorang pelajar asal Godean, HFN (17 tahun), meninggal dunia setelah mengalami luka serius. Korban sempat menjalani perawatan di RS Queen Latifa, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai RAJ (14 tahun), pelajar asal Gamping, dengan HFN yang saat kejadian berada di badan jalan. RAJ mengalami luka lecet dan memar serta mendapat perawatan di PKU Muhammadiyah Gamping. Sementara pembonceng motor, MZA (17 tahun), merupakan pelajar asal Mlati, Sleman.

"Pejalan kaki berinisial HFN (17), laki-laki, pelajar, warga Godean, Sleman, mengalami sejumlah luka serius, di antaranya patah tulang pada kaki kanan dan cedera kepala berat. Korban kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Queen Latifa," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait