REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina merupakan prinsip politik luar negeri yang tidak dapat ditawar.
"Kita baik dengan semua kekuatan, tetapi yang tidak bisa kita tawar-menawar adalah mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina," kata Prabowo saat berpidato pada peringatan Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam.
Baca Juga- Mewujudkan Jakarta Inklusif untuk Semua Generasi
- AS Berlakukan Tarif Baru hingga 12,5 Persen untuk 60 Mitra Dagang Mulai Jumat
- Partai Gerakan Rakyat Daftar ke Kemenkum, Usung Anies Jadi Capres 2029
Presiden mengatakan, Indonesia akan terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan menghormati seluruh negara dan kekuatan dunia. Sebagai negara nonblok, Indonesia tidak ingin memiliki musuh maupun mengganggu negara lain.
"Kita bersyukur bahwa kita nonblok, kita tidak punya musuh, kita hormati semua negara, kita hormati semua kekuatan. Kita ingin bebas aktif," ujar dia.
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) menyalami Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Peringatan harlah yang mengusung tema Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi itu menjadi komitmen PKB mendukung pemerintah dalam menguatkan perekonomian di Indonesia. - (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menurut Prabowo, arah politik luar negeri pemerintah berlandaskan prinsip bertetangga baik (good neighbor policy). Indonesia ingin membangun hubungan persahabatan dan kerja sama dengan semua negara tanpa kehilangan kebebasan dalam menentukan sikap.
"Politik luar negeri Indonesia dalam pemerintahan yang saya pimpin adalah politik menjadi tetangga yang baik. We want to be good neighbors," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara