Nasional

Prabowo Panggil Luhut, Chatib Basri, hingga Mari Elka ke Hambalang

Presiden Prabowo memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Pandjaitan dan jajarannya untuk membahas perkembangan ekonomi nasional.

14 Juli 2026, pukul 11:26 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Politik Prabowo Panggil Luhut, Chatib Basri, hingga Mari Elka ke Hambalang CNN Indonesia Selasa, 14 Jul 2026 18:26 WIB Bagikan: url telah tercopy Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Anggota DEN Chatib Basri. (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden) Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajarannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (14/7).

"Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, beserta jajaran Dewan Ekonomi Nasional di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa petang, 14 Juli 2026," kata Seskab Teddy Indra Wijaya lewat unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa (14/7).

Lihat Juga :Prabowo Panggil Mendiktisaintek Brian Yuliarto ke Istana

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan Sekretariat Kabinet, Selasa (14/7) terlihat sejumlah tokoh yang hadir di pertemuan itu meliputi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Lalu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta anggota Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga, hingga Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar.

Teddy menyampaikan di pertemuan tersebut, DEN melaporkan perkembangan terkini perekonomian nasional sekaligus menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait penguatan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Selain itu, Teddy menyebut DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai upaya percepatan transformasi digital pemerintahan.

Ia mengatakan penyempurnaan layanan pemerintahan berbasis digital itu diarahkan untuk meningkatkan akurasi data dan
memastikan berbagai program pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

"Sehingga meminimalkan kesalahan sasaran, memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan transparan," ucap dia.

Lihat Juga :Prabowo Panggil Rosan ke Kertanegara, Ada Apa?

(mnf/wis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait